Festival Ulos dan Kain Tenun Sumut Digelar di Anjungan TMII

dsc_0999

Jakarta – 17/11, Untuk melestarikan sekaligus menyosialisasikan kekayaan budaya asal Sumatera Utara (Sumut) khususnya ulos dan kain tenun, digelar Festival Ulos dan Kain Tenun Sumatera Utara 2019 digelar di Anjungan Sumut Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (16/11).

Festival yang mengusung tema “Merayakan Ulos, Mengingat Penenun dan Merawat Peradaban” tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Sumut Nursalim Affan Hasibuan yang diwakili Plt Kasubbid Fasilitas Program Informasi dan Promosi Riza Marina Darus.

“Dalam melestarikan kekayaan budaya lokal, sangatlah penting untuk menjaga kekayaan budaya bangsa yang berfungsi untuk menguatkan ketahanan moral masyarakat,”sebut Nursalim dalam pidatonya.

Kegiatan festival ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun Badan Penghubung Daerah Provinsi Sumut, dan tahun ini merupakan kali yang ke tiga. Pada kegiatan ini mengupas makna, fungsi penggunaan dan pemakaian Ulos dari Batak Toba, Uis dari Karo dan Kain Songket dari Melayu dalam bentuk talk show.

Dalam acara talk show turut mengundang Retno Ayumi yang mewakili pemerhati dan pelaku budayawan Melayu, Andreas Milala Sembiring mewakili budayawan Batak – Karo dan DR HP Panggabean SH yang merupakan Ketua Perwakilan DPP Kerabat Kerukunan Masyarakat Batak, sekaligus budayawan Batak Toba dengan moderator Jesman Gultom dan Coan Puryanto Purba.

dsc_0768  fashion-show

Selain memamerkan beragam jenis Ulos, acara juga dirangkai pagelaran tari cawan, dan fashion show dengan memperagakan busana 8 etnis daerah Sumatera Utara yang diperagakan oleh 15 orang modeling, peragaan busana pengembangan berbagai ulos yang dirancangan Martha Ulos.
Turut hadir staf ahli Koordinator Anjungan Taman Mini Indonesia Indah Gunawan Wibisono, beberapa staf perwakilan anjungan di Taman Mini Indonesia Indah, dan undangan lainnya.